Tali Temali Dalam Pramuka , Simpul, Ikatan dan Fungsinya

Pengertian tali-temali dalam kegiatan Pramuka akan saya uraikan pada kesempatan kali ini. Tali Temali Dalam Pramuka adalah salah satu materi didalam kegiatan Pramuka. Tali temali adalah sebuah keterampilan dalam menggunakan tali dan membuat sebuah simpul yang fungsinya untuk menciptakan ikatan yang tepat dan aman. Sedangkan arti simpul adalah nama ikatannya. Namun dalam prakteknya dalam kegiatan Pramuka simpul dan ikatan mempunyai sebutan perbedaan pada jenis bentuknya.

Pengertian Tali Temali Dalam Pramuka


Sebutan untuk simpul biasa dipakai untuk menyebut simpul pangkal, simpul jangkar, simpul rantai dan simpul lainnya yang mengikat satu tongkat saja walaupun pada dasarnya yang disebut simpul itu adalah hubungan tali satu dengan tali lainnya. Sedangkan sebutan ikatan lebih sering digunakan pada sebuah kreasi tali menali antara dua buah tongkat atau lebih, seperti ikatan palang, ikatan silang, ikatan kaki tiga, ikatan canggah dan lainnya. Namun sebenarnya yang dimaksud nengan ikatan adalah hubungan tali dengan benda yang di ikatnya seperti kayu, batu, ranting dan lainnya.

Macam-macam Tali Temali Dalam Pramuka:


1. Simpul Pangkal


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Simpul pangkal bisa dikatakan simpul sejuta aktivitas, karena simpul ini sering sekali digunakan dalam aktivitas kegiatan tali-menali dalam kepramukaan. Apalgi ketika kita ingin mengikat sebuah tongkat sering diawali menggunakan simpul pangkal. Fungsinya untuk menggunakan simpul pangkal untuk mengikat sebuah tongkat agar lebih kuat. Simpul pangkal biasa digunakan untuk mengawali dalam membuat tandu, tangga, jembatan, lantai, serta dalam pembuatan tenda.

2. Simpul Jangkar


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Simpul jangkar hampir mirip dengan simpul pangkal namun ada perbedaannya. Simpul jangkar lebih simpel dalam pengaitan talinya, karena mengikatnya hanya berseberangan saja. Dalam proses pembuatan simpul jangkar apabila salah dalam membuatnya bisa mudah lepas, karena simpul jangkar tidak terlalu kuat kalau dibandingkan dengan simpul pangkal. Karena dalam fungsinya, simpul jangkar sering digunakan untuk mengikat sebuah ring, ataupun benda yang berlubang, tandu (namun tidak di anjurkan).

3. Simpul Hidup


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Simpul hidup adalah simpul yang cukup sederhana, biasanya kita sering memakai setiap hari untuk menali sepatu. Namun sering saya dapati ketika saat latihan Pramuka ada saja yang masih tidak tahu nama dari ikatan sepatu yang di pakai. Simpul hidup yang bentuknya melingkar dengan dua ujung tali yang panjang yang berfungsi untuk mengencangkan ikatan, mesikipun ujung tali sudah di tarik kenjang biasanya simpul ini masih mudah terlepas. Maka dari itulah dinamakan simpul hidup.

4. Simpul Mati


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Simpul mati adalah bisa dikatan lawan dari simpul hidup. Cara membuat simpul tali cukuplah mudah, kita hanya butuh mengikat bertumpuk saja pada sebuah ikatannya. Fungsi dari simpul tali sebenarnya sama yaitu menali sebuah benda, dan simpul mati lebih kuat di bandingkan dengan simpul hidup, karena ikatannya lebih kuat dan tidak mudah lepas.

5. Simpul Ujung Tali


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Seperti namanya, simpul ujung tali digunakan untuk mengikat ujung tali agar tidak terurai atau bahasa jawanya tidak brodoli tali ujungnya.

6. Simpul Laso


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Simpul Laso hampir mirip dengan simpul hidup, hanya saja simpul ini satu saja ujungnya yang panjang, biasanya kita bisa lihat simpul laso yang sering digunakan para koboy-koboy yang biasa menangkap mangsa atau musuhnya menggunakan sebuah tali yang mempunyai lingkaran, namun satu buah tali panjang yang nantinya bisa di tarik.

7. Simpul Delapan


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Simpul delapan biasanya sering digunakan untuk para pemanjat tebing. Karena fungsinya tali ini sebagai pengunci pada cincin harness/tali tubuh dan sekaligus sebagai penambat back up pada sistem penambatan pada saat membuat pitch pada suatu pemanjatan.

8. Simpul Rantai (anayaman rantai)


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Simpul rantai adalah simpul yang cara pembuatannya di bulatkan kecil, lalu di masukan lagi tali berikutnya kedalam bulatan tersebut sampai terbentuk sebuah susunan ikatan yang membentuk sebuah rantai. Fungsi dari simpul rantai adalah untuk menarik benda yang cukup berat, karena simpul rantai terkenal dengan kekuatannya.

9. Ikatan Palang


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Ikatan palang kalau dalam bahasa Inggris disebut square lashing, ikatan palang yang berfungsi untuk menautkan dua tongkat dimana posisi tongkatnya saling tegal lurus.

10. Ikatan Silang


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Ikatan silang dalam bahasa inggrisnya disebut cross lashing. Fungsinya adalah untuk menautkan dua tongkat dan posisi tongkatnya bersilang. Umumnya sudut yang terbentuk dari dua buah tongkat tersebut tidak tegak lurus atau 90 derajat.

11. Ikatan Canggah


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Ikatan canggah digunakan untuk menyambung tongkat secara bersamaan dengan posisi tegak lurus. Penggunaan ikatan ini biasa kita pakai untuk membuat tiang bendera menggunakan tongkat ataupun bambu dan kayu.

12. Ikatan Kaki Tiga


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Ikatan kaki tiga dalam bahasa Inggrisnya disebut Tripod lahsing. Ikatan ini berfungsi untuk mengikat atau menyatukan beberapa buah tongkat. Biasanya kita sering menggunakan pembauatn kaki tiga, oleh karea itulah dinamakan ikatan kaki tiga.

13. Ikatan Lantai Ganda


tali-temali dalam kegiatan Pramuka

Ikatan lantai ganda, adalah ikatan yang sering digunakan untuk membuat sebuah lantai, ataupun meja dengan cara cepat. Jadi dalam proses pembuatannya kita dapat dengan mudah menyatukan banyak tongkat.

Nah, mungkin itu saja pembahsan tentang tali temali, semoga bermanfaat. Selamat mencoba. Salam Pramuka..!

Iklan Tengah Artikel 2